
Pernahkah kamu menonton dua film berbeda—satu berlatar belakang kota London yang klasik, dan satu lagi di hiruk-pikuk jalanan New York—lalu menyadari ada keunikan tersendiri dari cara para karakternya berbicara? Atau mungkin kamu pernah merasa bingung saat membaca sebuah buku, di mana kata color tiba-tiba ditulis menjadi colour, atau meter berubah menjadi metre?
Bagi sebagian besar pemula yang baru merintis perjalanan belajar bahasa Inggris, fenomena perbedaan antara British English (BrE) dan American English (AmE) sering kali memicu rasa penasaran sekaligus kebingungan. Pertanyaan klasik yang kerap muncul di benak para pelajar adalah: “Mana yang harus saya pelajari terlebih dahulu? Apakah salah satunya lebih benar dibandingkan yang lain?”
Kabar baiknya: keduanya sama-sama benar dan diakui secara internasional! Tidak ada standar yang lebih unggul secara mutlak. Namun, sebagai pembelajar yang cerdas, memahami perbedaan paling mencolok di antara keduanya akan membantumu membangun fondasi bahasa yang konsisten, menghindari kebingungan komunikasi, dan tentu saja, menentukan gaya bahasa mana yang paling sesuai dengan kepribadian serta tujuan utamamu.
Mari kita bedah tuntas perbedaan paling mencolok antara British English dan American English bersama Kampung Inggris MM!
1. Akar Sejarah Singkat: Mengapa Ada Dua Versi Bahasa Inggris?
Sebelum kita menyelami perbedaan praktisnya, mari kita melangkah sejenak ke masa lalu untuk memahami bagaimana satu bahasa bisa memiliki dua “wajah” besar yang mendominasi dunia modern saat ini.
Perjalanan Bahasa dari Kepulauan Britania ke Dunia Baru
Bahasa Inggris lahir dan berkembang di Kepulauan Britania Raya selama berabad-abad, menyerap pengaruh dari bahasa Jermanik, Prancis Kuno, Latin, dan berbagai sumber lainnya. Ketika para kolonis Inggris berlayar menyeberangi Samudra Atlantik pada abad ke-17 dan mendirikan pemukiman di Amerika Utara, mereka membawa serta bahasa ibu mereka.
Seiring berjalannya waktu, jarak geografis yang sangat jauh, isolasi budaya, serta interaksi dengan bahasa-bahasa pribumi Amerika dan imigran dari bangsa lain menciptakan pergeseran linguistik yang alami.
- Di Inggris, para cendekiawan dan kaum terpelajar mulai menstandardisasikan aturan tata bahasa dan ejaan formal (yang kemudian melahirkan Received Pronunciation).
- Di Amerika, para tokoh pembaharu bahasa seperti Noah Webster berinisiatif menyederhanakan ejaan agar lebih praktis, logis, dan mencerminkan semangat kemerdekaan bangsa baru tersebut (misalnya menghapus huruf ‘u’ yang dianggap tidak perlu pada kata colour menjadi color).
Secara psikologis, memahami latar belakang sejarah ini membebaskan pemula dari rasa takut “salah”. Kamu tidak sedang mempelajari dua bahasa yang sepenuhnya terpisah, melainkan dua dialek dari pohon keluarga yang sama, mirip seperti perbedaan antara bahasa Indonesia baku dengan ragam bahasa Melayu serumpun.
Tips dari Ahli: Jangan mencoba mempelajari kedua ragam ini secara bersamaan dalam porsi yang sama pada tahap awal pemula. Pilih salah satu—misalnya British English jika kamu menyukai nuansa elegan dan klasik—lalu konsistenlah menggunakan aturan tersebut hingga tingkat kemahiran menengah (intermediate).

2. Perbedaan Kosakata Sehari-hari (Vocabulary) yang Paling Sering Mengecoh
Perbedaan paling nyata dan sering kali memicu senyum simpul saat percakapan lintas budaya terjadi adalah pilihan kata (vocabulary). Kata yang sama bisa memiliki arti yang sangat berbeda, atau benda yang sama memiliki sebutan yang sama sekali lain di London dan New York.
Benda Sehari-hari dengan Nama Berbeda
Mari kita lihat beberapa contoh kosakata sehari-hari yang wajib dihafal oleh pemula agar tidak salah paham saat memesan makanan atau berbelanja:
- Apartemen / Tempat Tinggal: Di Inggris, orang menyebutnya flat, sementara di Amerika disebut apartment.
- Mobil dan Transportasi: Tempat parkir mobil di Inggris adalah car park, sedangkan di Amerika itu adalah parking lot. Jika kamu ingin mengisi bensin di Inggris, kamu pergi ke petrol station, sementara di Amerika disebut gas station.
- Pakaian dan Aksesori: Celana panjang dalam British English disebut trousers, sedangkan orang Amerika lebih sering menggunakan kata pants (perlu diingat: dalam British English, pants merujuk pada pakaian dalam!).
- Makanan dan Camilan: Keripik kentang renyah dalam kemasan di Inggris dinamai crisps, sementara di Amerika disebut chips (di mana chips dalam British English justru merujuk pada kentang goreng hangat berbentuk tebal atau french fries versi tebal).
Mengapa Otak Pemula Sering Bingung?
Bagi otak manusia, menghadapi sinonim ganda untuk satu benda yang sama dapat memicu beban kognitif (cognitive load). Namun, pendekatan terbaik bagi pemula adalah mengelompokkan kosakata tersebut ke dalam konteks visual, bukan sekadar menghafal daftar kata mati.
Tips dari Ahli: Buatlah mental mapping atau flashcard berbasis gambar. Saat menghafal kata flat, bayangkan bangunan apartemen bergaya Eropa klasik di London; saat menghafal apartment, bayangkan gedung pencakar langit modern di Manhattan. Ini membantu otak mengunci memori jangka panjang dengan lebih kuat.

3. Pertarungan Ejaan (Spelling): Menelusuri Jejak Noah Webster
Bagi kamu yang hobi menulis, perbedaan ejaan adalah area paling kentara yang langsung membedakan tulisanmu masuk ke dalam jalur British atau American. Perbedaan ini bukan karena salah ketik (typo), melainkan perbedaan sistem aturan baku.
Pola Akhiran Kata yang Konsisten
Meskipun terlihat rumit pada pandangan pertama, ejaan British dan American sebenarnya mengikuti pola matematis yang sangat teratur. Berikut adalah tiga pola utama yang paling sering dijumpai:
- Akhiran -our vs -or:
- British English mempertahankan akar kata dari bahasa Prancis (colour, favour, neighbour, humour).
- American English menyederhanakannya sesuai bunyi pengucapan (color, favor, neighbor, humor).
- Akhiran -ise vs -ize:
- British English sering menggunakan akhiran -ise (realise, organise, recognise).
- American English secara konsisten menggunakan -ize (realize, organize, recognize). Meskipun demikian, perlu dicatat bahwa beberapa kamus British modern kini juga menerima bentuk -ize, namun -ise tetap menjadi ciri khas utama standar Oxford.
- Penggandaan Huruf Konsonan (Double L):
- Kata seperti travel atau cancel mengalami penggandaan huruf ‘l’ saat ditambah akhiran (travelling, cancelling) dalam British English.
- Sebaliknya, American English cenderung menulisnya dengan satu huruf saja (traveling, canceled).
Implikasi untuk Tugas Akademik dan Profesional
Bagi pembelajar yang sedang mempersiapkan diri untuk ujian internasional seperti IELTS (cenderung berstandar British/International) atau TOEFL (berstandar American), konsistensi adalah kunci utama penilaian. Mencampur aduk ejaan colour dan color dalam satu esai yang sama akan mengurangi kerapian akademiskmu.
Tips dari Ahli: Atur pengaturan bahasa (language settings) pada perangkat lunak pengolah kata (seperti Microsoft Word atau Google Docs) ke English (United Kingdom) atau English (United States) sejak hari pertama menulis. Ini akan membantumu mendeteksi kesalahan ejaan secara otomatis sebelum menjadi kebiasaan yang melekat.

4. Pelafalan (Pronunciation) dan Intonasi: Seni Mendengar dan Menirukan
Bagian yang paling ikonik dan sering kali menjadi alasan utama seseorang jatuh cinta pada British English adalah bunyi pelafalannya (pronunciation). Ada kesan elegan, berwibawa, dan tertata rapi saat seseorang berbicara dengan aksen British standar.
Dua Perbedaan Bunyi Paling Fundamental
Mari kita bedah dua aturan pelafalan utama yang membedakan cara bicara orang Inggris dan Amerika:
- Sifat Non-Rhotic (Huruf ‘R’ yang Disembunyikan):Dalam British English standar, huruf ‘r’ di akhir kata atau sebelum konsonan tidak dibunyikan dengan tajam. Kata car diucapkan /ka:/, dan teacher diucapkan /ˈtiːtʃə/. Sebaliknya, American English bersifat rhotic, di mana huruf ‘r’ selalu dilafalkan dengan jelas di setiap posisi kata (car dibaca /kɑːr/).
- Bunyi Vokal Terbuka vs Tertutup (The Broad A):Perhatikan cara mengucapkan kata seperti bath, dance, atau fast. Orang Inggris menggunakan bunyi vokal yang lebih dalam dan panjang (/ɑː/), sedangkan orang Amerika membuka rahang lebih lebar dan mengucapkan bunyi yang mendekati huruf ‘æ’ (bæth, dænce).
Melatih Otot Lidah Pemula Melalui Teknik Shadowing
Banyak pemula merasa lidah mereka kaku ketika mencoba menirukan intonasi British. Hal ini wajar karena otot-otot di sekitar mulut belum terbiasa dengan posisi vokal tersebut. Solusi terbaik adalah melatih memori otot lidah secara konsisten melalui teknik shadowing (menirukan langsung audio penutur asli tanpa jeda).
Tips dari Ahli: Luangkan waktu 5 menit setiap hari untuk mendengarkan siniar berita pendek dari BBC, lalu tirukan ulang setiap kalimat dengan nada suara setengah berbisik. Fokuslah pada naik-turunnya intonasi kalimat (intonation contour), bukan sekadar kata per kata.
Daftar Pustaka & Referensi
- Crystal, David. (2003). The Cambridge Encyclopedia of the English Language. Cambridge University Press.
- Trudgill, Peter, & Hannah, Jean. (2017). International English: A Guide to the Varieties of Standard English in the English-Speaking World. Routledge.
- Cambridge University Press. (2021). Cambridge Grammar of English. Cambridge.
- Tim Akademik Kampung Inggris MM. (2025). Modul Komparasi Dialek Bahasa Inggris untuk Pemula. Kediri: MM Publishing.
Waktunya Mengambil Langkah Nyata untuk Masa Depanmu!
Memilih antara British English atau American English hanyalah permulaan dari petualangan seru menguasai bahasa global. Yang terpenting bukanlah dialek mana yang kamu pilih, melainkan seberapa konsisten kamu melangkah setiap hari untuk menjadi versi terbaik dari dirimu. Jangan biarkan keraguan menunda mimpimu fasih berbahasa Inggris dan membuka pintu peluang internasional!
Yuk, jadi bagian dari keluarga besar MM! Amankan kursi untuk masa depan kamu hari ini dan mulailah perjalanan belajar yang menyenangkan bersama mentor-mentor terbaik kami.
- Instagram:https://www.instagram.com/kampunginggrismm/
- Website Resmi:https://kampunginggrismm.com/





No comment yet, add your voice below!