Dalam kalimat bahasa Inggris, kata kerja ‘Suppose’ kerap digunakan di saat Anda ingin sampaikan satu sangkaan atau prediksi pada suatu hal atau perlakuan. Jika ditranslate ke bahasa Indonesia, ‘I Suppose’ bisa disimpulkan dengan ‘Saya kira’ atau ‘Saya sangka’. ‘Suppose’ dapat digunakan dalam sebuah keinginan dengan wujud kalimat negatif saat Anda mengharap memperoleh jawaban yang positif.
Pemakaian Suppose dan Supposed to
Berikut sejumlah misalnya:
I suppose Dira is still cooking at the event. (Saya anggap Dira sedang mengolah sekarang ini).
I suppose it’s too late to see the doctor now, isn’t it? (Rasanya saat ini telah telat untuk menjumpai dokter, kan? ).
‘Suppose’/ ‘Supposing’ dapat digunakan untuk memulai sebuah anjuran atau mengutarakan perasaan takut dengan bahasa Inggris. Misalnya:
We haven’t got any egg for the fried rice. Suppose/ Supposing we use sauceage instead? (Kita tidak punyai telur untuk nasi gorengnya. Bagaimana bila kita memakai sosis saja?).
PENGGUNAAN SUPPOSED TO
‘Supposed to’ bermakna suatu hal yang semestinya ditangani.
Contoh kalimat:
You’re supposed to return this book by Friday. (Anda semestinya kembalikan buku ini di hari Jumat).
Berbentuk lalu (past tense), ‘supposed to’ memiliki arti suatu hal yang diperkirakan tetapi tidak ada.
5 Jenis Teks Bahasa Inggris yang Harus Kamu Pelajari-Apa kamu ketahui sebetulnya ada berapakah sih jenis teks bahasa Inggris? Pada umumnya, kamu akan mendapati 13 jenis teks. Tetapi, kemungkinan yang paling dekat dalam telinga dan harus sekali buat kamu pelajari ialah 5 jenis teks ini. Apa sajakah?
5 Jenis Teks Bahasa Inggris yang Harus Kamu Pelajari
Narrative, procedure, descriptive, report dan recount text ialah 5 jenis teks bahasa Inggris yang perlu kamu pelajari. Mengenali jenis teks benar-benar diperlukan apalagi saat kamu melakukan ujian bahasa Inggris. Umumnya, di bagian reading, kamu harus mengenali lebih dulu jenis text-nya. Akan susah jika kamu tidak menguasai dasar-dasarnya.
Maka dari itu, artikel kali in akan mengulas mengenai 5 jenis teks yang bisa kamu pelajari supaya makin jago bahasa Inggrisnya. Seperti apakah penuturannya? Langsung baca berikut ini!
Narrative Text
Jenis teks yang ini akan kamu dapatkan saat membaca narasi legenda atau dongeng. Narrative text berisi mengenai satu narasi yang melipur dan serangkaian kejadiannya sama-sama tersambung.
Beberapa ciri dari teks ini adalah menggunakan action verb berbentuk past tense dan menggunakan adjective yang membuat noun frase.
Kamu kerap menyaksikan panduan mengolah? Jika demikian procedure text tidak asing untuk kamu. Teks ini adalah jenis teks yang menerangkan dan menolong kita saat membuat atau menggunakan suatu hal.sebuah hal.
Untuk tahu jenis teks ini sangat gampang karena dari judulnya saja dapat kelihatan. Umumnya saat ada tulisan ‘how to make’ atau ‘how to use’ sudah tentu ini adalah procedure text.
Struktur dari teks ini terdiri dari 3, yakni:
Goal (arah)
Material atau Ingredient (bahan)
Tahap (langkah)
Descriptive Text
Lalu jenis teks selanjutnya ialah descriptive text. Teks ini memberi info dan memvisualisasikan satu hal apa saja itu ibarat manusia, hewan, tumbuhan, dan benda mati dengan detail. Dalam membaca teks ini, secara otomatis kamu langsung bisa memikirkan apakah yang dimaksud dalam teks itu.
Descriptive text menggunakan sederhana present tense karena banyak bicara mengenai bukti. Disamping itu, bila menggunakan banyak kata karakter dan kata kerja penyambung.
Jika untuk susunan, teks ini cuma mempunyai 2, yakni:
Identification (analisis)
Description (deskripsi)
Report Text
Report text sering disetarakan dengan descriptive text. Ke-2 teks itu tentu saja berlainan. Bila descriptive text menerangkan suatu hal dengan detail dan berdasar penilaian penulis, karena itu report text memberi deskripsi pada umumnya dan dicatat berdasar bukti ilmiah yang ada.
Karena karakter dari teks ini adalah menerangkan pada umumnya, kamu semakin lebih kerap mendapati general nouns dibanding particular nouns. Lantas teks ini menggunakan beberapa istilah teknis.
Sama dengan descriptive text, susunan dari report text ini cuma terbagi dalam 2, yakni:
General Classification (kategorisasi umum)
Description (deskripsi)
Recount Text
Jenis teks yang ini untuk bercerita. Berlainan dengan narrative text, recount text mempunyai arah untuk menggambarkan pengalaman masa lampau dengan bercerita kembali peristiwa itu secara berurut. Umumnya bila teks itu mengenai pengalam berlibur, berjumpa dengan pujaan, atau beberapa hal yang terkait dengan masa lampau karenanya dikatakan sebagai recount text.
Teks ini dicatat menggunakan sederhana past tense, past continuous tense, past perfect tense, dan past perfect continuous tense. Disamping itu menggunakan temporal sequence dan action verb.
Itulah 5 jenis teks bahasa Inggris yang perlu kamu pelajari supaya kekuatan membaca atau menulis makin bertambah. Kamu bisa juga loh latih tulisan bahasa Inggrismu jadi lebih menarik kembali.
Fairy Tales Anak dalam Bahasa Inggris dan Artinya – Apa kamu sukai dengan cerita si putri atau raja yang murah hati dalam dongeng? Di saat kecil, kita kerap kali dibacakan fairy tales saat sebelum tidur. Sebetulnya, apakah yang dimaksud dengan fairy tales?
Fairy tales sering diartikan sebagai dongeng yang dikisahkan datang dari angkatan ke angkatan dan menceritakan tentang peri, putri, naga, elf dan sebagainya. Dalam fairy tales ini, banyak elemen magic atau fenomena yang fenomenal seperti cerita labu yang dapat beralih menjadi kereta sampai peristiwa seorang gadis yang tidur sampai 100 tahun.
Fairy Tales Anak dalam Bahasa Inggris dan Artinya
Antara fairy tales itu, apa kamu pernah membaca satu diantaranya? Narasi dongeng apa sebagai favoritmu? Yok, kita lihat kembali serunya dongeng fairy tales anak bahasa Inggris berikut ini!
Pernah dengar cerita putri tidur? Dongeng ini menceritakan tentang karunia atas kelahiran seorang putri raja. Namanya Aurora, ia ialah gadis elok yang memperoleh karunia dari 13 peri.
At the feast, the twelve fairies gave the little girl their best gifts: beauty and riches and goodness and much more.
Just as the eleventh fairy had finised her wish, there was a jatuh as the great door swung open. It was the thirteenth fairy!
Pada acara pesta itu, dua belas peri memberikan gadis kecil itu hadiah terbaik mereka: kecantikan dan kekayaan dan kebaikan dan banyak.
Pas saat peri kesebelas sudah menuntaskan kemauannya, kedengar suara bentrokan saat pintu besar itu terbuka. Itu ialah peri ke-3 belas!
Pada waktu itu, raja melangsungkan acara pesta atas kelahiran putrinya. Masing-masing peri memberi barokahnya ke si putri. Tetapi, peri ke-13 tidak diundang dalam acara pesta itu dan geram. Sampai pada akhirnya peri itu memberikan sumpah ke putri jika Dia akan wafat sesudah tertusuk jarum.
Peri keduabelas juga melunakkan kutukkan itu dengan membuat putri tertidur sepanjang 100 tahun sesudah tertusuk jarum. Seperti cerita seorang putri secara umum, selalu didatangi oleh pangeran ganteng yang murah hati. Walau ada semak berduri di istana, tidak merintangi pangeran untuk menjumpai putri dan membuat bangkit dari tidurnya.
Hansel and Gretel – The Brothers Grimm
Dongeng ini menceritakan tentang perjuangan Hansel dan Gretel, kakak-adik yang mempunyai ibu tiri dengan karakter yang buruk.
…Suddenly, they saw a wonderful sight! A cottage made of candy and gingerbread!
…, than a sharp voice shouted from the window.
…Tiba-tiba, mereka menyaksikan panorama yang hebat! Pondok yang dibuat dari permen dan roti jahe!
…, selanjutnya sebuah suara tajam berteriak dari jendela.
Saat di tengah-tengah rimba, disaat lapar, mereka mendapati sebuah rumah dan mengkonsumsinya. Rupanya rumah itu punya nenek sihir. Hansel dan Gretel juga usaha untuk bisa lolos dari nenek sihir dan pulang ke pelukan ayahnya.
The Emperor’s New Clothes – Hans Christian Andersen
Pernah dengar cerita seorang raja ini? Dongeng kreasi Hans Christian Andersen yang ini menceritakan tentang penenun yang tidak dapat memenuhi janji membuat pakaian baru untuk raja. Sampai pada akhirnya raja ditipu atas pakaiannya yang tidak dapat disaksikan oleh beberapa orang bodoh dan inkompeten.
… another spectator cried out, “Wonderful! Superb!” as the emperor passed. Before long, almost everyone was applauding and cheering. The emperor felt on hebat of the world!
… pemirsa berteriak, “Luar biasa! Luar biasa!” saat kaisar melalui. Tidak lama, nyaris semuanya orang bertepuk tangan dan bersorak. Kaisar berasa di pucuk dunia!
The Ugly Ducklings – Hans Christian Andersen
Dongeng “The Ugly Ducklings” bila disimpulkan dengan bahasa Indonesianya adalah “Itik Jelek Rupa”. Semenjak lahir, itik itu selalu diejek karena penampilannya berlainan dari lainnya.
As night fell, he came, tired and hungry, to a wild marsh, where little frogs jumped and croaked in the moonlight. In the morning, the wild ducks who lived found a stranger among them.
“We’ve never seen a duck as ugly as you!” they laughed. “But you can live here if you like, as long as you don’t get in our way.”
Di waktu malam datang, ia tiba, capek dan lapar, ke rawa-rawa liar, tempat katak-katak kecil melonjak dan bernada di bawah cahaya bulan. Pada pagi hari, bebek liar yang hidup mendapati orang asing dari mereka.
“Kami tidak pernah menyaksikan bebek sejelek kamu!” mereka ketawa. “Tetapi kamu dapat tinggal di sini bila kamu ingin, sepanjang kamu tidak merintangi kami.”
Pada akhirnya, itik jelek rupa berjumpa dengan petani dan memperlihatkan siapa dianya yang terpancar dari keelokan bulu-bulunya.
Nach itulah fairy tales bahasa Inggris yang menjadi legenda. Selainnya ke-4 dongen itu, ada banyak dongeng yang lain yang dapat kamu baca dan bahas kembali.
Sekalian membaca dongeng bahasa Inggris ini, turut masuk di kelas demonstrasi belajar bahasa Inggris bersama di MM yok! Di sini kamu akan dibawa belajar dengan sistem evaluasi yang asyik seolah-olah sedang bertualang telusuri dunia!
Gerund dan Infinitive Apa Perbedaannya?-Sukai kebingungan tidak sich mengenai ketidaksamaan gerund dan infinitive dalam bahasa Inggris? Beberapa orang memang sering terjerat dengan gerund dan infinitive, yaitu memakai ke-2 nya secara kebalik. Agar hal semacam itu tidak ada di kamu, yok gulir monitor gadget kamu ke bawah!
Gerund dan Infinitive Apa Perbedaannya?
Sudah pernahkah kamu mendapati kekeliruan dalam peletakan gerund dan infinitive? Atau bahkan juga kamu sendiri yang melakukan?
Penggunaan gerund dan infinitive memang seringkali terganti. Di mana, status yang semestinya diisikan oleh gerund malah diisikan oleh infinitive, dan kebalikannya. Hal semacam itu sepantasnya dijauhi dalam bahasa Inggris. Walau berkesan memusingkan, tetapi Ben sudah mempersiapkan pembahasan yang terang agar kamu dapat membandingkan antara ke-2 nya.
Yok, kenali ketidaksamaan di antara gerund dan infinitive agar kekuatan bahasa Inggrismu menjadi lebih baik kembali!
Susunan
Dari susunannya, gerund dan infinitive lumayan gampang disaksikan bedanya. Gerund adalah dibuat dengan menambah akhiran -ing pada suatu verb (kata kerja) dasar. Adapun infinitive ialah kata yang dibuat dengan menambah “top” saat sebelum verb (kata kerja) dasar. Contoh:
Eat (verb dasar) + -ing : eating (gerund)
To + eat (verb dasar) : to eat (infinitive)
Peranan/Manfaat
Secara peranan, gerund dan infinitive mempunyai kesamaan sekalian ketidaksamaan.
Persamaaan
Baik gerund dan infinitive menjadi object dari sebuah verb (kata kerja) utama. Contoh:
She regretted leaving the party so soon. (Ia menyesal tinggalkan acara pesta demikian cepat.) (gerund)
I forgot to bring my lunch box. (Saya lupa bawa kotak perbekalan makan siang.) (infinitive)
Selanjutnya, gerund dan infinitive sama menjadi subjek dari sebuah kalimat. Contoh:
Running is my hobi. (Lari adalah hobiku.) (gerund)
To master English is my dream. (Untuk kuasai bahasa Inggris ialah mimpiku.) (infinitive)
Ketidaksamaan
Gerund menjadi object dari sebuah preposisi, dan infinitive tidak dapat. Contoh:
She is good at painting. (Ia (wanita) pintar melukis).
Gerund dipakai untuk menyatakan tindakan yang riil atau sudah usai dilaksanakan. Contoh:
I considered joining the math olympiad. (Saya menimbang untuk turut olimpiade matematika.)
Adapun infinitive dipakai untuk menyatakan tindakan yang abstrak atau akan dilaksanakan. Contoh:
I’d like you to pick me up tomorrow. (Saya ingin kamu jemputku esok.)
Verb (Kata Kerja) Utama
Paling akhir, agar kamu semakin gampang dalam tentukan kapan harus memakai gerund dan kapan harus memakai infinitive, kamu bisa menyaksikan verb (kata kerja) utama dalam sebuah kalimat sebagai referensi. Beberapa verb (kata kerja) utama cuma dapat diikuti oleh gerund, dan beberapa verb (kata kerja) utama cuma dapat diikuti oleh infinitive. Ada juga verb (kata kerja) utama yang dapat diikuti gerund atau infinitive. Berikut daftarnya:
Verb (kata kerja) yang cuma dapat diikuti gerund salah satunya: avoid, celebrate, consider, terlambat, dislike, santai, excuse, finis, forgive, involve, keep, mind, pardon, postpone, prevent, risk, save, setop, dan sebagainya. Contoh:
My mom enjoys cooking so much. (Ibuku benar-benar sukai mengolah.)
I’ve just finished writing an article. (Saya barusan usai membuat artikel.)
Keep reading books every single day, Jihan! (Tetaplah membaca buku tiap hari, Jihan !)
Do you mind giving me the cupcake? (Apa kamu berkeberatan untuk memberikan cupcake ?)
Can you stop consuming junk food? (Dapatkah kamu stop konsumsi makanan cepat saji ?)
Verb (kata kerja) yang dapat diikuti gerund atau infinitive salah satunya: allow, attempt, begin, cease, continue, deserve, fear, hate, intend, like, love, neglect, omit, permit, prefer, recommend, start, dan sebagainya. Contoh:
I love playing football with my friends. (Saya suka bermain sepak bola dengan teman-temanku.) (gerund)
I’d love to have a cup of coffee tonight. (Saya ingin minum satu gelas kopi malam nanti.) (infinitive)
He started practicing yoga this morning. (Ia (lelaki) mulai latihan yoga barusan pagi.) (gerund)
Will you start to learn Korean with me? (Maukah kamu mulai belajar bahasa Korea denganku?) (infinitive)
Sesudah pelajari ulasan di atas, sekarang kamu dapat memperhitungkan kesalahan dalam penggunaan gerund dan infinitive. Dengan demikian, perform kamu dalam berbahasa Inggris jadi bertambah.
Di saat belajar bahasa Inggris, seorang pembelajar akan belajar pahami cara membuat beragam jenis teks. Ada beberapa tipe teks dalam suatu bahasa seperti teks cerita, teks deskripsi, sampai teks eksposisi.
Pahami Generic Structure dari News Item Text
Di dengan bahasa Inggris, seorang pembelajar akan pelajari news item text dan sanggup mengetahui sebuah teks.
News item text ialah teks yang berperan untuk sampaikan peristiwa sehari-harinya. Umumnya peristiwa yang ditulis ialah peristiwa-kejadian yang memiliki sifat penting dan terkini. Teks tipe ini dapat diketemukan dalam koran.
Untuk mempermudah dalam tentukan teks apa yang dibaca, berikut akan dibagi beberapa ciri dari news item text:
Memakai action verbs atau dynamic verbs (kata kerja yang memberikan aktivitas).
Menguasai memakai saying verbs.
Memakai adverb of place, adverb of time, dan adverb of manner.
GENERIC STRUCTURE
Untuk membikin teks tipe ini tidak susah. Berikut akan dibagi beberapa cara membuat news item text berdasar generic structure. Hingga bisa membuat sebuah teks yang benar dan baik.
Main moments
Peristiwa khusus yang patut jadi informasi. Dalam paragraf pertama akan ada newsworthy moment di mana paragraf ini mengenalkan background berlangsungnya suatu hal dan di mana suatu hal itu diawali. Paragraf ini lebih memiliki sifat seperti pendahuluan.
Elaboration
Sesudah ketahui kilatan mengenai peristiwa yang diangkat, pembaca akan dibawa ke beberapa keadaan yang umumnya jadi gagasan simpatisan dari peristiwa pokok. Gagasan simpatisan ini dibungkus dalam paragraf sesudah newsworthy moment yang umum dikenali dengan elaboration. Elaboration sendiri bisa juga berbentuk penyebab-penyebab dari main moments. Disini keterangan berkenaan main moments diulasa terhitung waktu, aktor, peristiwanya, dan lain-lain.
Source
Dalam tahapan paling akhir ini, seorang pembelajar akan menyaksikan sendiri keunikan dari news item text. Karena teks tipe ini ialah teks informasi hingga sumber informasi yang benar ialah suatu hal yang mutlah hingga dibutuhkan ada sumber yang tertera baik berbentuk pakar, catatan beberapa pakar atau penelitian yang sudah dilakukan beberapa pakar.
Sesudah menyaksikan keterangan di atas, apa kamu telah memahami dengan generic structure dari news item text? Ingin ketahui semakin banyak tipe teks yang berada di bahasa Inggris?
Kamu dapat membaca artikel yang lain yang berada di MM Website. Tetapi, bila kamu lebih sukai belajar langsung dengan seorang guru, kamu dapat turut salah satunya kelas yang berada di MM English First.
Singular dan Plural Noun-Kata benda teratur mayoritas kata benda tunggal (singular noun) membuat kata benda jamak (plural noun) dengan menambahkan akhiran -s.
Singular dan Plural Noun
Contoh
Tunggal Jamak
boat boats
house houses
cat cats
river rivers
Kata benda tunggal yang usai dengan s, x, z, ch, sh membuat kata benda jamak dengan menambahkan akhiran -es.
Beberapa kata benda mempunyai bentuk jamak masih tetap dan menggunakan kata kerja jamak. Kalimat benda ini tidak menggunakan bentuk tunggalnya atau mempunyai makna yang lain dalam bentuk tunggal. Kalimat benda ini mencakup: trousers, jeans, glasses, savings, thanks, steps, stairs, customs, congratulations, tropics, wages, spectacles, outskirts, goods, dan wits.
Kata benda jamak yang menggunakan kata kerja jamak= Kalimat
Apa Itu Conditional Sentence? Ini Arti dan Contohnya! – Ada beberapa tipe text dan kalimat dalam bahasa Inggris yang harus dipahami secara baik peranan dan pemakaiannya. Satu diantaranya ialah conditional sentence.
Apa awalnya kamu pernah dengar mengenai conditional sentence?
Agar memakainya secara betul, yok kenali makna dan contoh pemakaian conditional sentence!
Apa Itu Conditional Sentence? Ini Arti dan Contohnya!
Apa itu Conditional Sentence?
Dalam bahasa Indonesia, conditional sentence memiliki arti kalimat pengandaian. Kalimat ini dapat digunakan untuk mengutarakan karena karena, terjadinya kemungkinan satu hal, atau mengatakan pengandaian atas hal yang sebenarnya tidak kemungkinan terjadi.
Ada 4 tipe conditional sentence yang masing-masing macamnya memakai wujud tenses yang lain. Namun, pada intinya semua conditional sentence terdiri dari if clause dan main clause.
Conditional sentence tipe 0 digunakan untuk mengatakan karena karena akan sebuah bukti yang telah umum dijumpai kebenarannya. Bila hal A terjadi, maka mengakibatkan hal B.
Rumus:
If + simple present tense, simple present tense
Simple present tense + if + simple present tense
Contoh:
If you heat butter, it melts.
The ground gets wet if it rains.
Conditional Sentence Tipe 1
Conditional sentence tipe 1 digunakan untuk ekspresikan satu hal yang besar sekali terjadi kemungkinannya di saat mendatang bila kita lakukan suatu hal.sebuah hal.
Rumus:
If + simple present tense, simple future tense
Simple future tense + if + simple present tense
Contoh:
If you go now, you will arrive there on time.
I will buy a new bike if I pass the exam.
Conditional Sentence Tipe 2
Conditional sentence tipe 2 digunakan untuk menyatakan suatu hal yang tidak realitas atau benar-benar kecil peluangnya untuk terjadi. Karenanya, tipe ini pas untuk mengatakan harapan kita.
Rumus:
If + simple past, present conditional
Present conditional + if + simple past
Contoh:
If I lived in Seoul, tonight I would go to that concert. (Realitanya saya tidak tinggal di Seoul, hingga saya tidak dapat ke konser itu)
I would play roller coaster every day if I owned a theme park. (Realitanya saya tidak mempunyai taman bermain sendiri, jadi saya tidak dapat bermain roller coaster tiap hari)
Conditional Sentence Tipe 3
Conditional sentence tipe 3 digunakan untuk sampaikan pengandaian atas peristiwa yang terjadi di periode kemarin. Karena terjadi dan tidak dapat diganti kembali realitanya, kita cuma dapat mengutarakan pengandaian apa yang hendak terjadi bila peristiwa itu jalan berlainan dari realita.
Rumus:
If + past perfect, perfect conditional
Perfect conditional + if + past perfect
Contoh:
If I had left my house earlier, I wouldn’t have missed the train. (Realitanya saya terlambat pergi dari rumah, hingga saya ketinggal kereta)
If she had called me yesterday, I would have been bahagia. (Faktanya tempo hari ia tidak menelepon, hingga saya saat ini tidak berasa senang)
Nach, gampang tidak untuk membandingkan manfaat conditional sentence masing-masing tipe? Saat ini, kamu juga dapat membuat conditional sentence sesuai manfaatnya secara benar.
Bila kamu ingin ketahui beberapa jenis kalimat lain dalam bahasa Inggris dan peranan pemakaian dan misalnya, kamu dapat memeriksa artikel lain di kelompok Grammar dan Vocabulary. Yok, jadi jawara bahasa Inggris bersama MM!
Membandingkan “He”, “Him” dan “His”Pronoun atau kata tukar (I, me, he, she, herself, you, it, that, they, each, few, many, who, whoever, whose, someone, everybody, etc.) ialah kata yang gantikan sebuah kata benda.
Ada 3 tipe kata tukar: subjek (misalnya, he); object (him); atau pemilikan (his). Pemakaian kata tukar yang lain bergantung pada dua komponen:
Kata benda yang diganti dan
Peranan kata benda itu dalam kalimat
Kata tukar subyek terhitung: I, you, he, she, it, we, you, they.
Benar-benar bermanfaat untuk pelajarinya ketika yang serupa dengan kata karakter kepemilikan (possessive adjective) karena memiliki bentuk yang sama. Perbedaannya, kata karakter pemilikan ditempatkan saat sebelum kata benda, dan tidak gantikan kata benda.
Sudah pernahkah kamu menulis complex sentences dengan bahasa Inggris? Complex sentence adalah kalimat yang terdiri dari 1 independent clause atau kalimat tunggal dan satu ataupun lebih dependent clause. Untuk mengenali selanjutnya langkah pahami complex sentence dengan bahasa Inggris, baca artikel ini sampai habis ya!
Apa kamu pernah dengar seorang menjelaskan kalimat yang mempunyai keterkaitan keduanya? Mungkin kalimat itu sebagai complex sentence.
Secara simpel, langkah pahami complex sentence yakni dengan ketahui klausa tidak terlilit (independent clause) yang terbagi dalam subjek dan kata kerja. Independent clause dapat dimisalkan sebagai kalimat yang bisa berdiri dengan sendiri seperti “She wants to drink a glass of banana jus”.
#Belajar Complex Sentences Dan Makna dan Misalnya
Disamping itu, kamu harus juga ketahui kalimat dependent clause seperti “Because she is staring at the banana toko…”. Wujud kalimat dependent clause adalah kalimat yang belum usai atau mungkin tidak dapat berdiri dengan sendiri. Langkah muda mengenalinya yakni dengan menyaksikan susunan kalimatnya yang menggantung.
Bisa diambil kesimpulan jika langkah ekspresikan complex sentence yakni dengan menyatukan kalimat independent clause dengan dependent clause atau sebaliknya dengan menambah conjunction seperti if, unless, when, before, although, who, that, because, dan sebagainya.
Dalam setiap hari sering kita bertanya untuk ketahui sebuah informasi. Sering kita memberi informasi yang diperlukan oleh seseorang. Apa kamu pernah bertanya sebuah informasi? Atau malah kamu yang memberi informasi?
Asking dan Giving Information dalam Bahasa Inggris
Informasi dapat berbentuk bukti mengenai suatu hal atau seorang. Pelajari bagaimana asking dan giving information penting, lho! Agar kamu dapat terang saat ingin menanyakan atau memberi infomasi.
Nach, kamu tak perlu kebingungan karena pada artikel ini akan memberi contoh asking dan giving information dengan bahasa Inggris. Yok kita baca bersama!
Asking Information
Gestur asking information sesuai maknanya dipakai untuk bertanya atau minta informasi. Pemakaian asking information digunakan saat ingin menanyakan dan minta sebuah informasi ke seseorang. Berikut contoh gestur asking information yang dapat kamu pakai:
Can/could you tell me…? (Apa kamu dapat memberitahu saya… ?)
Can/could anyone tell me…? (Dapatkah/apa ada yang dapat memberitahu saya… ?)
Do you know about…? (Tahukah kamu tentang… ?)
Do you have any idea…? (Apa kamu punyai ide… ?)
Do you happen to know…? (Apa kamu kebenaran tahu … ?)
I wonder if you could tell me…? (Saya ingin ketahui apa Anda dapat memberitahu saya… ?)
I wonder if someone could tell me…? (Saya ingin ketahui apa seorang bisa memberitahu saya… ?)
Selainnya dengan gestur memakai kalimat bertanya, kamu bisa juga memakai beberapa kalimat misalnya:
I was wondering… (Saya ingin tahu…)
I’d like to know… (Saya ingin tahu…)
Could you give me some ideas of… (Dapatkah Anda memberikan saya beberapa gagasan mengenai…)
I’m interested in… (Saya tertarik dengan….)
I’m looking for… (Saya mencari…)
Giving Information
Pertanyaan mengenai sebuah informasi atau asking information pasti dijawab dengan memberi informasi itu. Bagaimana sich langkah menjawab? Kamu langsung bisa menjawab dengan memberi informasi yang ditanyakan.
Nach, kamu bisa juga menjawab dengan contoh gestur berikut untuk memberi informasi:
I am pleased to inform you… (Saya suka memberitahu Anda…)
I wish to tell you… (Saya ingin memberitahu Anda…)
I wish to provide you with… (Saya ingin memberitahukan Anda…)
It might be interesting for you to know… (Kemungkinan memikat buat Anda kenali…)
Contoh Pembicaraan Asking dan Giving Information
Shop Assistant (SA): Hello, May I help you? (Halo, ada yang dapat saya tolong ?)
Konsumen: Yes, could you tell me where I can buy a dress? (Ya, dapatkah Anda memberitahu saya di mana saya dapat beli gaun ?)
SA: Sure, it is on the next alley. (Pasti, itu di gang berikutnya)
Konsumen: I’m interested in this blue dress. Could I try it on? (Saya tertarik sama gaun biru ini. Dapatkah saya mencoba ?)
SA: Sure, the changing rooms are over there. (Pasti, ruangan tukar berada di sana)
Konsumen: I was wondering if you have larger size? (Saya ingin ketahui apa Anda mempunyai ukuran yang semakin besar ?)
SA: Yes, here you go. Would you like to try it on to see if it fits? (Ya, ada. Apa Anda ingin mencoba untuk menyaksikan apa itu pas ?)
Konsumen: No, thank you. I’ll pay right away. (Tidak, terima kasih. Saya akan selekasnya membayar)
SA: It might be interesting for you to know that we currently have 30% potongan harga for our 5th anniversary (Kemungkinan menarik untuk Anda untuk ketahui jika sekarang ini kami mempunyai potongan harga 30% untuk ulang tahun ke 5 kami)
Konsumen: Very nice, what kind of payment do you accept? (Sangatlah baik, pembayaran apakah yang Anda terima ?)
SA: I am pleased to inform you we accept kontan or kredit for payment. (Saya suka memberitahu Anda jika kami terima pembayaran tunai atau kredit)
Konsumen: Ok, here you go. (Oke, ini dia)
SA: Thank you, have a nice day! (Terima kasih, mudah-mudahan harmu membahagiakan !)
Sesudah membaca artikel di atas, apa kamu saat ini bisa bertanya dan memberi informasi? Harus diingat jika tiap pembicaraan bahasa Inggris ada yang resmi dan tidak resmi, kamu perlu menyesuaikan sama siapa kamu bicara.
Rupanya lumayan gampang ‘kan? Kamu perlu seringkali mempraktikan dialognya agar makin mengusai berbahasa Inggris. Cocok sekali nih, dengan tergabung bersama MM kamu dapat belajar materi hebat sekalian mempertajam kekuatan bahasa Inggrismu!
Oh ya, kamu bisa juga memperoleh FREE Demonstrasi Class yang dapat kamu peroleh dengan isi nomor teleponmu pada halaman ini. Wah sangat bagus ya!